Permalink to Cerita Hot Seks Dewasa | Gara-gara Iseng Pernah Mencobanya # 1

Cerita Hot Seks Dewasa | Gara-gara Iseng Pernah Mencobanya # 1

5659 views

Cerita Hot Seks Dewasa | Gara-gara Iseng Pernah MencobanyaCerita Sex | Cerita Dewasa Terbaru | Cerita Ngentot | Cerita Mesum | Cerita ABG | Cerita Hot Nakal | Cerita Seks Dewasa| Cerita Berfoto| Cerita Bergambar Hot.

Kejadian ini bermula ketika itu hujan sedang turun dengan derasnya , waktu itu aku masih dikampus dan ingin pulang ke kost karena kost kostan ku jauh maka dari itu aku diantar oleh teman kampusku yang bernama Pudin kami berteduh di kosnya Badrull tinggal dia adalah sahabatnya Pudin karena tak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan terpaksa kami berteduh di kosnya Badrull.

Cerita Hot Seks Dewasa | Gara-gara Iseng Pernah Mencobanya

Untuk mengisi waktu, Pudin memutar DVD porno/ Adull yang ada di kamar Badrull dan aku ikut menontonnya karena sebenarnya aku sudah biasa menonton film begituan sebelum bercinta dengan pacarku yang dulu. Makin lama kami bertiga makin hanyut dalam hayalan di tengah lenguhan dan jeritan sang bintang biru di layar kaca.

Ketika adegannya memperlihatkan seorang cewek tengah digarap oleh dua lelaki, aku mulai merasa tidak karuan. Entah mengapa aku selalu sangat terangsang bila melihat adegan-adegan seperti itu, dan kurasa mereka berdua pun demikian karena sesekali mereka mencuri pandang menatapku dengan aneh.

Timbul pikiran dalam kepalaku membayangkan aku lah yang sedang di layar TV menikmati sorga dunia yang tiada tara itu. Kulihat kedua pria di kiri kananku semakin gelisah, dan dengan curi-curi kulihat benda di balik celana mereka mulai menggembung.

Aku mulai menebak-nebak ukuran kedua benda itu dalam hatiku dan berharap mereka melakukan sesuatu duluan, sebab aku semakin tidak kuasa menahan gelora birahiku. Kurasakan celanaku mulai basah menyaksikan adegan-adegan panas dan seru itu.

“Kamu pernah ML?” tanya Badrull memecah kebisuan.“Pernah, dulu dengan mantanku. Emangnya kenapa?” jawabku menggoda.“Nggak pa-pa, cuma nanya. Ada nggak impian kamu yang belum terjadi?”“Yah.., jujur saja aku suka membayangkan bagaimana rasanya kalo ditiduri oleh dua laki-laki sekaligus seperti dalam film-film yang itu lho.” jawabku setelah ragu sejenak.

“Mau nggak kalo sekarang?” tanya Pudin dengan tersenyum menggoda dan aku jadi sangat ingin mencobanya.“Tergantung.., penis kalian besar atau nggak. Soalnya aku juga pengen merasakan kepuasan yang total. Gimana?” tantangku.“Nggak usah takut deh, taruhan kamu pasti akan sangat puas, dan aku malahan kuatir kamu nggak bakal kuat ngadepin kita. Lihat nih..” sambil berdiri Badrull membuka celananya sekaligus sampai benda favoritku itu muncul mendadak di depan hidungku.

Gila panjang banget, bahkan lebih panjang dari penis mantanku dulu. Aku hanya dapat menatap takjub. Pasti tidak akan muat deh mulutku mengemut penis sepanjang itu.Sementara itu Pudin rupanya sudah tidak dapat menahan nafsunya. Dia langsung mendekatiku dan meremas payudaraku yang tidak terlalu besar tapi aku yakin pasti memuaskan, karena montok dan indah bentuknya.

Aku melenguh pelan menerima serangan mendadak itu. Badrull menarik rambutku dan kumengerti sebagai isyarat untuk mulai mengemut ‘adik’-nya itu. Kukecupi ujung penisnya dengan lembut dan mulai menjilati perlahan mulai dari bawah hingga ke ujungnya dengan maksud ingin menggodanya.

Badrull mulai mendesah nikmat membuatku semakin bersemangat untuk membuat desahan itu semakin keras.“Oohh.., yes.., terus Han.., Kamu memang pintar.”“Ungongg.. umh..” jawabku tidak jelas dengan batang kemaluan sepanjang 20 senti di dalam mulutku.

“Ooh.. kontolmu enak sekali Yang. Uhmp.. sroot.. wow.. aku.. oohh..” aku semakin tidak terkendali menikmati sensasi yang kurasakan.“Hany, tetekmu indah sekali. Ouu.., pantatmu juga. Kenapa sih kamu nggak pernah cerita kalo kamu punya badan yang sangat menggoda seperti ini?” puji Pudin sambil menjilati putingku yang sudah menegang dan agak besar karena sering dihisap oleh pacarku.

Tangannya membelai pantatku dengan lembut dan diselingi dengan remasan dan cubitan gemas yang cukup sakit namun merangsang.Aku agak terkejut ketika kusadari ternyata Pudin telah membuka seluruh pakaianku sehingga aku betul-betul bugil di hadapan mereka berdua.

Namun efek melihatku bugil serta kuatnya hisapanku dan frekuensi kocokan pada batang kemaluannya ternyata sangat berpengaruh, sehingga Badrull cepat mencapai orgasme dan memuntahkan maninya di dalam mulutku yang langsung kutelan dengan rakusnya. Uuh.., rasanya enak sekali.“Enaknya.., sini Yang kujilati lagi jangan sampai tercecer.” rengekku sambil menarik lagi penis Badrull ke dalam mulutku dan menjilatinya dengan liar.

Tanganku yang kiri mendorong kepala Pudin makin rapat dengan dadaku, sementara dadaku sendiri kulambungkan ke arahnya. Aku tidak perduli lagi dianggap apaan, pokoknya aku ingin menikmati surga dunia ini dengan seluruh jiwa ragaku. Di sini saatnya sisi diriku yang lain yang selalu tertutupi oleh predikat mahasiswi teladan boleh muncul tanpa perlu malu.

Pudin kemudian mengambil alih tubuhku. Diaturnya sedemikian rupa di atas tempat tidur dengan posisi kaki mengangkang di tepi tempat tidur, sehingga vaginaku yang berwarna pink tersibak dengan jelas di antara bulu-bulu halus dan Pudin langsung berlutut di depan selangkanganku.

Tangannya membelai daerah pinggul lalu turun, berputar dan berhenti di vaginaku, memainkan klitorisku setelah membuka belahan bibir bawahku setengah kasar.“Oh ya.. oouu enak.. Hmmph..”“Cantiknya..”“Oouu..” aku menjerit pelan ketika dia mencubit klitku.

Kedua tangannya lalu membuka bibir vaginaku lebih lebar lagi dan kusambut dengan lebih mengangkangkan kakiku agar dia lebih leluasa mempermainkan vaginaku. Kurasakan lidahnya menyentuh bagian dalam vaginaku perlahan, lalu semakin liar membuatku bergerak tidak karuan mengimbangi serangan-serangan Pudin.“Teruss Yang..Jangan berhenti.., Oh yeah.. enak banget.”

Kugerakkan pinggulku ke kiri dan ke kanan, kadang ke atas menahan rasa geli dan nikmat. Jeritanku mulai mengisi kamar itu mengalahkan jeritan dalam VCD, dan itu tampaknya semakin membakar nafsu kedua lelaki itu.“Aaww yess..” seruku ketika Pudin menggigit kacang yang sangat sensitif itu.Kugerakkan tanganku mencari kepalanya dan kuremas rambutnya sambil terus mendorong agar kepalanya tetap berada di vaginaku.“Badrull udah dong istirahatnya, sini kontolmu kuisap lagi..” pintaku manja.

Badrull tersenyum dan mendekatiku, mencium bibirku dengan ganas, kusambut permainan lidahnya dengan bersemangat pula. Lidahnya berputar liar dalam mulutku beradu dengan lidahku, dan kami terus mencoba menghisap lidah satu sama lain, nikmat sekali

Puas bermain di mulutku, dia meneruskannya di belakang telingaku, menghisap setiap senti leherku hingga turun ke dadaku menyentuh payudaraku yang putih dan menegang. Dengan rakus dihisapnya payudaraku seakan ingin dimasukkannya semua ke dalam mulutnya, sementara tangannya meremas puting kiriku dan memutar-mutarnya. Aku melenguh habis-habisan diserang dari dua sudut sumber birahiku.

Tapi aku tidak menyerah begitu saja setiap bagian tubuh Badrull yang berhasil kupegang segera pula kubalas menghisapnya, tanganku yang satu meremas rambut Pudin, sedangkan yang lain mencari dan membelai bagian tubuh Badrull.

Melihat serangan Badrull, Pudin pun tidak mau kalah membuatku menjerit nikmat dengan mejilati lubang pantatku. Aku agak terkejut karena baru sekali ini merasakannya, namun menikmatinya juga. Entah apalagi yang dilakukannya, aku tidak perduli lagi walaupun sakit yang penting itu dapat membuatku semakin nikmat. “Udah Sayang.., oh.. masukkan sekarang, aku dah nggak tahan lagi. Please..” au benar-benar tidak sabaran lagi dipenuhi oleh nafsu untuk segera merasakan nikmatnya vaginaku dimasukki batang kemaluan mereka.“Ayo dong..Oouhh.. udah stop, memekku udah gatal nih..”“Sabar dong Han, baru juga segini. Bentar lagi deh, aku masih mo mainin memekmu. Aku suka sih baunya, harum.. nggak seperti bau memek pacar-pacarku dulu.”

“Jelas dong. Kan punyaku kurawat tiap hari pake pembersih khusus wanita, so pasti harum dong.”“Cepeten dong friend, aku kan juga mau ngerasain memeknya. Masa dari tadi aku kebagian mulutnya aja?” protes Badrull. Aku tersenyum.“Jangan kuatir nanti pasti kebagian. Pokoknya terserah deh kalian mo ngapa-ngapain aku hari ini, I’m yours..” hiburku di sela-sela desahan.“Sayang ayo kontolmu..” kumiringkan badanku meraih penis Badrull di sampingku dan segera mengemutnya bagaikan es krim.Kuvariasikan hisapanku dengan jilatan pada buah zakarnya hingga batang sampai ujung penisnya dengan gigitan kadang pelan kadang keras yang pasti membuatnya ‘nggak ku-ku’.

Taktikku itu berhasil. Badrull langsung ‘blingsatan’ tidak karuan setengah mendesah setengah memaki dan menjambak rambutku, meremas payudaraku keras-keras hingga memerah. Aku mengeluarkan jeritan tertahan berhubung batang kemaluannya tengah kuhisap.“Huumph.. enaknya. Aku ketagihan nih ama kontolmu..” godaku sambil menatap wajahnya.

Badrull menjawab dengan menjambak rambutku lebih keras dan menyentakkan penisnya ke dalam mulutku sampai aku tersedak namun dia tidak perduli. Permainannya semakin kasar dengan menggigit leherku dan memaksa hisapanku semakin keras, tapi aku menyukai cara-caranya. Kini tubuh bugilku penuh cairan campuran keringat dan liur mereka.

Pudin menggosok batang kemaluannya di daerah vaginaku, dan tiba-tiba dengan sekali sentakan keras dia mendorang penisnya masuk ke vaginaku. Satu menit dibiarkannya di dalam, diam alu dikeluarkannya lagi, didorongnya lagi lalu dikeluarkan lagi, mula-mula secara perlahan namun kemudian semakin cepat. Kedua kakiku dipakainya untuk berpegangan agar pinggulnya mudah digerakkan.“Oh yeah.. oh yeah.. oouu terus oh Sayang enak sekali. Ohh.. lebih keras, yeah. Lebih keras lagi, auww sakit..Enak, nikmat..” cerocosanku berhenti ketika Badrull memasukkan kembali batang kemaluannya ke dalam mulutku dan membuatku sibuk melayaninya.“Ohh.. Sheet..Memekmu rapat sekali Han, sakit tapi enak..Oh yeah..Ayo.., enakkan..? Oukh.. yeah..

” Pudin bergumam tidak karuan, sesekali ditepuknya pinggulku dengan keras, membuatku tersentak kesakitan.Bosan dengan posisi demikian, Badrull mengambil alih vaginaku, dan tanpa basa-basi langsung menusukkannya di lubang kenikmatanku. Saking panjangnya, kupikir liangku tidak akan muat menelan seluruh batang penisnya sampai ke pangkalnya.

Bersambung ke> Cerita Hot Seks Dewasa | Gara-gara Iseng Pernah Mencobanya #2

Dan masih banyak Cerita Hot Bergambar lainnya broo…

 

Tags: #Cerita dan Foto Hot #Cerita Hot Bergambar #cerita sek terbaru Mahasiswi #cerita seks panas Mahasiswi #cerita sex foto mahasiswi #cerita sex hot baru #cerita sex hot Mahasiswi #Cerita sex mahasiswi #cerita sex mesum mahasiswi