Cerita Sex Dewasa Bergambar Tertipu Agen Model

14361 views

Cerita Sex Dewasa Bergambar Tertipu Agen Model – Pada suatu pagi yang sejuk.  Ketika itu aku baru saja bangun dari tidur.  Udara yang ku hirup begitu terasa segar setelah Jakarta diguyur hujan deras semalaman.  Kukenakn kaos oblong tanpa lengan dan celana pendek ketat yang  menampakkan lekuk-lekuk pantatku yang begitu menggiurkan.  Aku berjalan ke halaman depan. “Aha..  Koran baru sudah  atang”,  kataku dlm hati melihat surat kabar pagi terbitan hari ini tergeletak di dekat pintu pagar.  Kuambil surat kabar itu.  Langsung aku duduk di kursi di teras sambil membacanya.  Sebagai mahasiswa fakultas ekonomi aku sgt menyukai berita- berita tentang perekonomian “ndonesia termsk krisis ekonomi berkepanjangan yang tengah melanda “ndonesia.  Kubolak-bAntonk halaman-halaman surat kabar.  Mataku tertumbuk pada sebuah iklan satu kolom yang cukup mencolok. “Dicari,  gadis berusia 17 sampai 25 thn.  Wajah dan penampilan menarik.  Bertubuh ramping.  Tinggi minimal 165 cm dgn berat yang sesuai.  Dpt bergaya.  Berminat untuk  menjadi foto model.  Peminatdiharapkan datang sendiri ke  *** (edited) Agency,  Jl.  Cempaka Putih **** (edited),  Jakarta Pusat. ” “Aku bisa diterima apa nggak ya?” Aku bertanya dlm hati.  Memang sih,  kupikir-pikir aku memenuhi syarat-syarat yang diminta.  Usiaku baru menginjak 20 thn.  Tubuhku ramping dgn tinggi 170 cm,  seimbang dgn ukuran dadaku yang di atas rata-rata wanita seusiaku.  Wajahku cantik.  Teman-temanku  bilang aku perpaduan antara Desy Ratnasari dan Maudy Kusnadi.  Tapi menurutku sih mereka terlalu memujiku berlebih-lebihan.  Ah,  coba-coba saja aku melamar.  Siapa th aku diterima jadi foto model.  Kan lumayan buat menambah penghasilan.  Aku msk ke dlm rumah,  ke kamarku. “Pakai baju apa ya enaknya?” batinku.  Ah ini saja.  Kukenakn blus biru muda dan celana panjang jeans belel yang  cukup ketat yang baru saja beberapa hari yang silam kubeli di Cihampelas,  Bandung.  Mobil Feroza yang kukendarai memski jalan yang disebut dlm iklan.  Ah,  mana ya nomor **** (edited)? Nah ini dia.  Rumahnya sih cukup  entereng.  Di halamannya terpampang papan nama “**** (edited) Agency Photo Studio & Modelling.  

Cerita Sex Dewasa Tertipu Agen Model

Menerima anggota baru. ” Wah benar ini tempatnya.  Kuparkir mobilku di pinggir jalan.  Di sana sudah bnyk bertengger mobil-mobil lain.  Aku msk ke dlm.  Astaga! Di dlm sudah bnyk cewek- cewek cantik.  Pasti mereka juga adalah pelamar sepertiku.  Sejenak mereka memandangku ketika aku msk.  Mungkin mereka kagum melihat kecantikan wajahku dan kemolekan tubuhku.  Kucari tempat duduk yang kosong setelah sebelumnya mendaftarkan diriku di meja pendaftaran.  Gila,  hampir semua tempat duduk terisi.  Nah,  itu dia ada satu yang kosong di sebelah seorang cewek yang cantik sekAnton,  keturunan “ndo.  Wajahnya mirip Cindy Crawford.  Kelihatannya ia sebaya dgnku.  Tapi astaga,  ia memakai baju yang berdada rendah Antonas “you can see, ” dan rok jeans mini yang cukup ketat,  sesampai menampakkan pangkal payudaranya yang berukuran cukup besar.  Ia nampak memandangku dan tersenyum.  Melihatnya aku menjadi minder.  Wah,  sainganku ini top sekAnton.  Apakah mungkin aku terpilih menjadi foto model di sini? Satu persatu para pelamar dipanggil ke ruang pengetesan,  sampai si “ndo di sampingku tadi dipanggil juga.  Semua pelamar yang sudah dites keluar lewat pintu lain.  Akhirnya namaku dipanggil juga. “Hanny K**** (edited) dipersilakn msk ke dlm. ” Aku pun msk ke dlm dan disambut oleh seorang pria bertubuh agak gemuk. “Kenalkan aku Adolf,  direktur sekAntongus pemilik agensi ini.  Siapa nama kamu tadi? Oh ya,  Hanny,  nama yang bagus,  sebagus orangnya.  Sekarang giliran kamu dites.  Coba kamu berdiri di sana. ” Aku pun menurut saja dan menuju tempat yang ditunjuk oleh Adolf,  di bawah lampu sorot yang cukup terang dan di depan sebuah kamera foto. “Coba kamu lihat-lihat contoh- contoh foto ini.  Pilih lima gaya di antaranya.  Aku akn mengetes apakah kamu bisa bergaya.  Jangan malu-malu,  don’t be  shy!” kata Adolf sembari memberiku sebuah album foto.  Aku melihat foto-foto di dlmnya.  Ah ini sih seperti gaya foto model di majalah- majalah! Mudah amat! Lalu aku memilih lima gaya yang menurutku bagus.  Setelah itu,  jepret sana,  jepret sini,  lima gaya sudah aku berpose dan dipotret.  Tapi Adolf belum mempersilakn aku keluar ruangan.  Dia kelihatannya seperti berpikir sejenak. “Nah,  sekarang,  Han.  Coba kamu buka kancing-kancing bagian atas blus kamu.  Nggak usah malu.  Biasa-biasa aja lah!”

Cerita Sex Dewasa Tertipu Agen Model
Kupikir tak apa-apa lah kAnton ini. Kubuka beberapa kancing atas blusku sesampai terlihat BH yang kupakai.  Mata Adolf sekilas berubah saat melihat pangkal payudaraku yang montok.  Lalu aku dipotret lg dgn pose- pose yang sensual. “Nah,  begitu kan yahud.  Sekarang coba buka baju kamu semuanya. ” Wah! “ni sih mulai kelewatan! “Ayolah,  jangan malu-malu!” Sebenarnya dlm hati aku menolak.  Akn tetapi biarlah,  krn aku sejak kecil selalu mengidam-idamkan ingin menjadi foto model.  Dgn perlahan-lahan kutanggalkan blus dan celana panjangku.  Mata Adolf tanpa berkedip memandangi tubuh mulusku yang hanya ditutupi oleh BH dan celana dlm.  Aku sedikit menggigil kedinginan hanya berpakaian dlm di ruangan yang ber-AC ini.  Namun Adolf tidak mengindahkannya.  Ia malah menyuruhku menanggalkan busana yang masih tersisa di tubuhku.  Ah,  gila ini! Tapi cueklah,  hanya berdua ini! Lalu dgn membelakngi Adolf,  kulepas BH- ku.  Kusilangkan tanganku di dada menutupi payudaraku. “Han,  masak kamu bAntonk badan begitu.  Bagaimana aku bisa mengetesmu. ” Aku membAntonkkan tubuh menghadap  Adolf.  Adolf menyuruhku menurunkan tangan yang menutupi payudaraku.  Adolf terpana menyaksikan payudaraku yang montok dan berisi dgn puting susunya yang tinggi menantang berwarna kecoklatan segar,  tanpa tertutup oleh selembar benang pun.  Aku menjadi risih pada pandangan matanya.  Adolf menyuruhku melepas celana dlmku.  ia semakin melotot melihat bagian kemaluanku yang ditumbuhi oleh rambut-rambut halus yang masih tipis.  Sekilas kulihat kemaluan di bAntonk celana panjangnya menegang. “Nah,  sekarang kamu diam di situ.  Akn kuukur tubuhmu,  apakah memenuhi syarat”,  kata Adolf sambil mengambil meteran untuk menjahit.  Pertama kAnton dia mengukur ukuran vital dadaku.  ia melingkarkan meterannya melalui payudaraku.  Dgn sengaja tangan Adolf menyentil puting susuku sebelah kanan sesampai membuatku meringis kesakitan.  Tapi aku diam merengut saja. “Kamu beruntung memiliki payudara yang indah seperti ini”,  kata Adolf sambil mencolek belahan payudaraku. “Nah,  sudah selesai sekarang. ” Aku merasa lega.  

Akhirnya selesailah pelecehan seksual yang terpaksa kuterima ini. “Jadi saya sudah boleh keluar?” tanyaku. “’it! Siapa bilang kamu sudah boleh keluar?! Nanti dulu,  manis!” Wah,  kacau! Apa gerangan yang ia inginkan lg? “Susan!” Adolf memanggil seseorang.  Seorang gadis cantik keluar dari ruangan lain,  telanjang bulat.  Ya ampun,  ternyata ia adalah cewek “ndo yang tadi duduk di sampingku di ruang tunggu.  Payudaranya yang montok bergantung indah di dadanya,  seimbang dgn pinggulnya yang montok pula.  Aku bertanya-tanya apa arti dari semua ini. “Nah,  sekarang coba kamu lihat,  Hanny.  Susan ini adalah satu- satunya pelamar yang berhasil terpilih.  Mengapa? Sebab ia cocok dgn profil foto model yang saya inginkan untuk proyek kalender bugil yang akn saya edarkan di luar negeri.  Kalo kamu ingin berhasil seperti Susan,  kamu harus berani seperti dia,  Han”,  kata Adolf sambil menunjuk ke arah gadis cantik yang bugil itu.  Astaga! Batinku.  Aku harus dipotret bugil.  Bagaimana pandangan orang-orang terhadapku nanti apabila foto- foto telanjangku sampai dilihat orang-orang bnyk?! Tapi kan cuma diedarkan di luar negeri?! “Baiklah,  tapi kAnton ini aja ya”,  aku  menyanggupinya.  Akhirnya aku dipotret dlm beberapa pose.  Pose yang pertama,  aku disuruh berbaring tertelentang dgn pose memanjang di atas ranjang,  dgn membuka pahaku lebar-lebar,  sesampai menampakkan kemaluanku dgn jelas.  Pose kedua,  aku duduk mengangkang di tepi ranjang sementara Susan  menjilati liang kemaluanku.  

Cerita Sex Dewasa Tertipu Agen Model

Pose ketiga,  aku dlm keadaan berdiri,  sedangkan Susan dgn lidahnya yang mahir mempermainkan puting susuku.  Pose keempat,  aku masih berdiri,  sementara Susan berdiri di belakngku dan berbuat seolah-oleh kami berdua sedang bersenggama.  Susan berperan sebagai seorang pria yang sedang  enghujamkan batang kemaluannya ke dlm liang kewanitaanku,  sedangkan tangannya meremas-remas kedua belah payudaraku yang indah.  Dan aku diminta memejamkan mataku,  seakn- akn aku sedang terbuai oleh kenikmatan yang tiada taranya.  Semua itu adalah pose-pose yang membangkitkan nafsu birahi bagi kaum pria namun amat memuakkan bagi diriku.  Tiba-tiba kurasakn kedua belah payudaraku diremas- remas dgn lebih keras, bahkan lebih kasar.  Aku meronta-ronta kesakitan.  Aku menoleh ke belakng.  Astaga! Ternyata yang di belakngku sudah bukan Susan lg,  melainkan Adolf yang sekarang tengah mempermainkan payudaraku dgn seenaknya! ‘ntah Susan sudah ke mana perginya. “Jangan,  Pak! Jangan!” Aku memberontak-berontak sebisa- bisanya.  Tapi semua itu tidak ada hasilnya.  Tangan Adolf lebih kuat mendekapku kencang- kencang sampai aku hampir tidak bisa  ernafas. “Kamu memang benar-benar cantik,  Hanny”,  kata Adolf sambil mencium tengkukku sementara tangannya masih terus merambah kedua bukit yang membusung di dadaku.  Tiba-tiba dgn kasar,  Adolf mendorongku,   sesampai aku jatuh tertelentang di sofa.  Melihat tubuh mulusku yang sudah tergeletak pasrah di depannya,  nafas Adolf memburu bagai dikejar setan.  Matanya melotot seperti mau meloncat keluar melihat keindahan tubuh di depannya.  Kututup payudaraku dgn tanganku,  tapi Adolf menepiskannya.  Betapa belahan payudaraku sgt lembut dan merangsang ketika mulut Adolf mulai menjamahnya.  Payudaraku yang putih bersih itu memang menggiurkan.  Mulut Adolf dgn buas menjilat dan melumat bagian puncak payudaraku,  lalu mengisap puting susuku bergantian,  sesampai aku menggelinjang kegelian.  

Nafasku ikut memburu  kala tangan Adolf mulai merayap ke selangkanganku,  meraba-raba pahaku dari pangkal sampai lutut.  Lalu betisku yang mulus itu.  Aku hampir-hampir tak bisa bernafas lg ketika mulut Adolf terus mengisap dan menyedot puting susuku.  Aku meronta- ronta.  Tapi Adolf terus mendesak dan melumat puting susuku yang runcing kemerahan itu.  Seumur hidupku,  belum pernah aku diperlakukan sedemikian lupa oleh lelaki manapun,  dan kini aku harus menyerahkan diriku pada Adolf. Adolf mencoba mendorong batang kemaluannya msk ke dlm liang senggamaku yang sempit.  ia sudah tak kuat lg membendung nafsunya yang memuncak ketika batang kemaluannya bergesekan dgn liang kewanitaanku yang merah terbuka.  Batang kemaluan Adolf akhirnya menghujam seluruhnya ke dlm liang kenikmatanku.  Aku menjerit ketika liang kewanitaanku diterobos oleh batang kemaluan Adolf yang tegang dan panjang.  Betapa perih ketika “kepala meriam” itu terus msk ke dlm liang kewanitaanku,  yang belum pernah sekAntonpun merasakn jamahan pria.  Aku mencoba memberontak sekuat tenaga lg.  Tapi apa daya,  Adolf lebih kuat.  Lgpula aku sudah lemas,  tenagaku sudah hampir habis.  Terpaksa aku hanya dpt menerima dgn pasrah digagahi oleh Adolf.  Dan akhirnya,  aku merasa tak kuat lg.  Setelah itu aku tak ingat apa-apa lg.  Aku tak sadarkan diri.  Saat aku siuman,  aku menyadari diriku masih tergeletak telanjang bulat di sofa dgn cairan-cairan kenikmatan yang ditembakkan dari batang kemaluan Adolf berhamburan di sekujur perut dan dadaku.  Sementara kulihat ruangan itu telah kosong. Segera kukenakn pakaiankukembali dan bergegas ke luar ruangan.  Kukebut Feroza-ku pulang ke rumah dan bersumpah tak akn pernah kembali lg ke tempat terkutuk itu!

TAMAT

Tags: #Cerita dewasa berfoto #Cerita Seks + foto Sex #Cerita Sex Bergambar #Cerita Sex Terbaru #Foto Dan Cerita Dewasa

Download Full Image